Minggu, 01 Juli 2018

Versi Lengkap Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Penyakit Gangguan Delusi

Versi Lengkap Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Penyakit Gangguan Delusi - Delusi yaitu type penyakit mental serius yang juga dimaksud psikosis dimana seorang yakini bakal satu hal yang sesungguhnya tak ada. Ciri delusi yang paling utama yaitu kepercayaan yang tidak tergoyahkan tentang suatu hal yg tidak benar. 

Versi Lengkap Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Penyakit Gangguan Delusi

Disamping itu, orang dengan pengalaman masalah delusi non-bizzare melibatkan kondisi yang dapat berlangsung dalam kehidupan riil, seperti terasa tengah dibarengi, diracuni, ditipu, persekongkolan untuk melawan dianya, atau menyukai dari terlalu jauh. 

Delusi itu umumnya melibatkan salah tafsir dari persepsi atau pengalaman. Tetapi dalam sebenarnya, kondisi yang didatangkan dalam pemikiran penderitanya tak benar sekalipun atau sangatlah terlalu berlebih. 

Biasanya, orang dengan masalah delusional bisa bersosialisasi serta berperan normal, lepas dari subyek impian mereka. Tetapi, dalam sebagian masalah orang dengan masalah delusional mungkin saja jadi demikian repot dengan delusi mereka hingga hidupnya terganggu. 

Sesudah Anda tahu apakah itu delusi, butuh di ketahui juga kalau masalah delusi seringkali berlangsung di umur pertengahan hingga akhir hidup serta seringkali pada wanita dibanding pada pria. 

Type Delusi 

Ada beragam type masalah delusi didasarkan pada topik paling utama dari delusi yang dihadapi. Beberapa jenis masalah delusi mencakup : 


  • Erotomania : Seorang dengan type masalah delusional itu yakin kalau orang lainnya, (biasanya orang yang terpenting atau populer) jatuh cinta dengannya. Pasien bisa berusaha untuk menghubungi objek impian serta menguntit tingkah laku object khayalannya. 
  • Grandiose : Seorang dengan type masalah delusional itu terasa mempunyai satu kemampuan, tenaga, pengetahuan, bahkan juga jati diri yang kian lebih orang lainnya. Orang itu bisa mempercayai kalau dianya mempunyai talenta besar atau sudah bikin penemuan terpenting. 
  • Cemburu : Seorang dengan type masalah delusional itu yakin kalau pasangannya tak setia. 
  • Persecutory : Seorang dengan type masalah delusional itu yakin kalau mereka (atau seorang yang dekat dengannya) tengah dianiaya, atau kalau seorang memata-matai mereka atau merencanakan menyakiti. Tetapi, orang dengan masalah delusional itu tak memberikan laporannya pada otoritas hukum. 
  • Somatik : Seorang dengan type masalah delusional itu yakin kalau ia mempunyai cacat fisik atau permasalahan medis. 
  • Kombinasi : Orang dengan type masalah delusional itu mempunyai dua atau lebih type delusi yang terdaftar di atas 

Kedatangan delusi non-bizzare yaitu tanda-tanda yang paling terang dari masalah itu. Tanda-tanda lainnya yang nampak mencakup : 


  • Gampang tersinggung, geram, atau situasi hati yang senantiasa sedih. 
  • Halusinasi (lihat, mendengar, atau terasa beberapa hal yg tidak betul-betul ada) yang berkenaan dengan impian (contohnya, seorang yang yakin dia mempunyai permasalahan bau mungkin saja bisa mengeluhkan mencium bau yg tidak enak seperti bau mayat atau bau sampah walau sebenarnya tak ada mayat maupun sampah). 

Pemicu Delusi 

Seperti banyak masalah psikotik yang lain, pemicu tentu masalah delusional belumlah di ketahui. Beberapa peneliti lihat peranan dari beragam aspek genetik, biologi, lingkungan atau psikologis. 

  • Genetik 

Kenyataan menunjukkan kalau masalah delusi seringkali berlangsung pada seorang yang mempunyai anggota keluarga dengan masalah delusional atau skizofrenia. Dari sini bisa disangka mungkin saja ada aspek genetik yang ikut serta. 

  • Biologi 

Beberapa peneliti tengah pelajari bagaimanakah kelainan sebagian sisi spesifik di otak mungkin saja ikut serta dalam perubahan masalah delusi. Kelainan pada manfaat ruang otak yang mengontrol persepsi serta pemikiran yang mungkin saja punya pengaruh pada pembentukan tanda-tanda delusi. 

  • Lingkungan/psikologis 

Bukti tunjukkan kalau masalah delusional dapat dipicu oleh stres. Diluar itu, alkohol serta penyalahgunaan narkoba juga mungkin saja berperan pada keadaan itu. Beberapa orang yang condong terisolasi, seperti imigran atau beberapa orang dengan pandangan serta pendengaran yang jelek, nampaknya lebih rawan untuk terserang masalah delusional. 

Diagnosis Delusi 

Bila tanda-tanda masalah delusi nampak, dokter bisa lakukan kontrol kisah medis komplit serta kontrol fisik. Walau tak ada tes laboratorium untuk dengan cara spesial mendiagnosa masalah delusi, dokter bisa memakai beragam tes diagnostik, seperti studi pencitraan atau kontrol darah, untuk singkirkan penyakit fisik jadi pemicu tanda-tanda. 

Bila dokter tak temukan argumen fisik untuk tanda-tanda, dokter bisa mengacu orang ke psikiater atau psikolog, beberapa tenaga kesehatan yang dengan cara spesial dilatih untuk mendiagnosa serta menyembuhkan penyakit mental. 

Psikiater serta psikolog memakai wawancara yang didesain spesial serta penilaian alat untuk mengevaluasi apakah seorang untuk masalah psikotik. Dokter atau terapis bakal lakukan penilaian sikap serta tingkah laku seorang. 

Dokter atau terapis lalu memastikan apakah beberapa gejala orang menunjuk ke suatu masalah spesifik. Diagnosis masalah delusional di buat bila seorang mempunyai delusi non-bizzare untuk sekurang-kurangnya sebulan serta tak mempunyai tanda-tanda ciri khas dari masalah psikotik yang lain, seperti skizofrenia. 

Penyembuhan Delusi 

Penyembuhan untuk masalah delusional yang paling umum dipakai yaitu obat serta psikoterapi (semacam konseling). Masalah delusional dapat sangatlah susah untuk diobati lantaran penderitanya kerap mempunyai wacana yang jelek serta tak mengerti kalau ada permasalahan kejiwaan dalam dianya. 

Riset tunjukkan kalau nyaris 1/2 dari pasien yang diobati dengan obat antipsikotik tunjukkan sekurang-kurangnya ada satu perbaikan parsial (tak keseluruhan). 

Disamping itu, obat-obatan antipsikotik yaitu perawatan paling utama untuk masalah delusional. Terkadang, psikoterapi dapat juga jadi penambahan untuk menolong pasien tambah baik dalam mengelola serta menangani stres. 

Psikoterapi yang bisa menolong dalam masalah delusional mencakup : 

  • Psikoterapi individu : Bisa menolong orang mengetahui serta melakukan perbaikan pemikiran yang memicu yang sudah terdistorsi jadi pemikiran yang lainnya. 
  • Therapy tingkah laku kognitif serta tingkah laku : Bisa menolong orang belajar untuk mengetahui serta merubah alur fikir serta tingkah laku. 
  • Therapy keluarga : Menolong keluarga pasien untuk mengatasi dengan cara lebih efisien keluarganya yang alami masalah delusi.  

Sedang obat paling utama yang dipakai untuk menyembuhkan masalah delusional dimaksud anti-psikotik. Obat yang dipakai mencakup : 


  • Antipsikotik konvensional 

Obat yang juga dimaksud neuroleptic itu sudah dipakai untuk menyembuhkan masalah mental mulai sejak pertengahan th. 1950-an. Obat itu bekerja dengan memblokir reseptor dopamin di otak. 

Dopamin adalah neurotransmitter dipercaya ikut serta dalam pengembangan delusi. Antipsikotik konvensional termasuk juga Thorazine, Loxapine, Prolixin, Haldol, Navane, Stelazine, Trilafon, serta Mellaril. 


  • Antipsikotik atipikal 

Obat-obatan itu lebih efisien dalam menyembuhkan tanda-tanda masalah delusional lantaran lebih sedikit resikonya dari pada antipsikotik konvensional. Obat itu bekerja dengan menghambat dopamin serta serotonin reseptor di otak. 

Serotonin yaitu neurotransmitter lainnya terkecuali dopamin yang dipercaya ikut serta dalam masalah delusional. Obat itu termasuk juga Risperdal, Clozaril, Seroquel, Geodon, serta Zyprexa. 


  • Obat lain 

Obat penenang serta antidepresan bisa dipakai untuk menyembuhkan kekhawatiran atau tanda-tanda situasi hati yg tidak stabil—ketika berlangsung gabungan masalah delusional. Penenang bisa dipakai bila pasien alami kekhawatiran atau permasalahan tidur. 

Antidepresan bisa dipakai untuk menyembuhkan depresi, yang kerap berlangsung pada seorang dengan masalah delusional. Beberapa orang dengan tanda-tanda kronis atau yang berisiko melukai sendiri atau orang lainnya mungkin saja butuh dirawat didalam rumah sakit hingga keadaannya konstan. 

Komplikasi Delusi 

  • Orang dengan masalah delusional lebih mungkin saja untuk alami depresi. 
  • Melakukan tindakan lantaran pemikirannya sendiri dapat juga mengakibatkan kekerasan atau permasalahan hukum. 
  • Beberapa orang dengan masalah itu bisa jadi terasing dari orang lainnya, terpenting bila delusi mengganggu atau mengakibatkan kerusakan jalinan sosial. 
  • Prospek untuk orang dengan masalah delusional beragam bergantung pada orangnya semasing serta type masalah delusi, termasuk juga ketersediaan support terpenting dari keluarga serta tekad untuk masih berobat. 


Masalah delusi umumnya (berkepanjangan) sampai keadaan kritis, namun saat diterapi dengan baik, beberapa orang dengan masalah itu bisa temukan pertolongan dari tanda-tanda mereka. Sebagian orang pulih seutuhnya serta sebagian orang lainnya alami episode kepercayaan delusional dengan periode remisi (minimnya tanda-tanda). 

Sayangnya, beberapa orang dengan masalah itu tak mencari pertolongan. Susah untuk beberapa orang dengan masalah mental untuk mengaku kalau mereka tengah alami persoalan mental. Mereka juga mungkin saja terlampau malu atau takut untuk mencari penyembuhan. Tanpa ada penyembuhan, masalah delusional dapat jadi penyakit seumur hidup. 

Apakah Delusi Dapat Dihindari? 

Sampai saat ini belumlah ada langkah yang di ketahui dapat mencegah masalah delusional. Tetapi, diagnosis serta penyembuhan awal bisa menolong kurangi masalah pada pasien, keluarga, serta melindungi jalinan sosial.
loading...

Related Posts

Versi Lengkap Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Penyakit Gangguan Delusi
4/ 5
Oleh

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.