Tes Medis Yang Sering Dilakukan Pemain Sepak Bola - Perhelatan akbar Piala Dunia 2018 sesungguhnya bukanlah arena beragam negara ujuk gigi di pesta berolahraga sepak bola paling besar didunia. Di arena itu banyak pemain yang juga mau tampak bercahaya untuk dibawa tim-tim besar. Tetapi, yang harus di ketahui, berolahraga sepak bola tidak cuma menyangkut skill yang gemilang saja. Berolahraga itu terang memerlukan kesehatan serta stamina yang kuat. Maka dari itu, banyak beberapa pemain bola yang harus lakukan tes medis, baik sepanjang di tim mereka atau saat geser ke tim yang lain. Nah, tersebut tes medis yang kerap dikerjakan pesepak bola.

1. Pengujian Stamina
Tes medis yang bakal dikerjakan pemain sepak bola satu diantaranya tes VO2 untuk tahu kesehatan serta stamina pemain. VO2 max adalah volume optimal oksigen yang diolah oleh badan manusia waktu lakukan aktivitas yang intensif. Hal semacam ini bermakna, lebih sedikit oksigen yang ada di badan untuk membuahkan daya untuk otot.
Seperti ditulis The Mirror, pada tes itu beberapa pemain bakal disuruh lari diatas treadmill sembari dipasang suatu alat dimulutnya. Nanti, tes itu bakal tunjukkan apakah pemain itu dapat segera di turunkan dalam pertandingan setelah itu ataulah tidak. Tes ini dapat dapat tunjukkan apakah pemain itu harus diasah sekali lagi kapabilitas fisiknya saat sebelum dapat turun ke lapangan.
Kata dokter yang bekerja di Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA), tiap-tiap pemain mempunyai keunikannya sendiri. Jadi, beberapa pakar harus memberi tahu bila pemain itu mempunyai potensi permasalahan. Walau demikian, ketentuan final terus berada di tangan manajer. Sang manajer yang bakal mengambil keputusan untuk beli pemain ini ataulah tidak.
2. Pengujian Otot
Saat sebelum lakukan tes itu, pemain harus lakukan pemanasan terlebih dulu. Pemanasannya dapat dibantu dengan sepeda fitness untuk percepat akhirnya. Sesudah lakukan pemanasan, pemain bakal melakukan tes yang bernama penilaian biodex. Tes berikut yang bakal tahu kemampuan pada grup otot.
Pada tes itu pemain bakal disuruh duduk di kursi serta diikat kuat. Setelah itu, mereka bakal diminta untuk menendang dengan kaki kanan atau kaki kiri sejumlah lima kali. Nah, di tes itu bakal dipandang adakah keseimbangan pada paha depan serta paha belakang. Menarikya, melalui tes itu beberapa pakar dapat tahu apakah pemain itu alami cedera hamstring ataulah tidak.
3. Lihat Rekam Kesehatan Pemain
Terkecuali tes, beberapa dokter atlet dapat juga tahu kesehatan pemain melalui catatan medis sepanjang mereka berkarier. Apabila pemain mempunyai catatan histori cedera panjang, pasti kesempatan untuk dikontrak oleh tim baru bakal sangatlah minim.
Melalui catatan medis, tim dokter dapat juga menilainya apakah si pemain dapat ikuti semuanya session latihan atau terbatas. Melalui rekam kesehatan, dokter dapat juga memberi masukan pada sang manajer apakah pemain yang telah melewati umur emas layak dikontrak ataulah tidak.
4. Tes Tulang serta Gerakan
Tes setelah itu yang perlu dilewati beberapa pemain yaitu tes tulang serta gerakan. Tes itu bakal di pimpin oleh pakar fisioterapis. Sang pakar bakal menyuruh pemain lakukan beberapa gerakan yang difokuskan pada pergelangan kaki, lutut, serta pinggul. Argumennya sederhana, ke-3 sisi ini sangat krusial untuk pesepak bola.
Untuk mempermudah beberapa pakar mengategorikan hasil tesnya, mereka bakal bikin catatan sendiri. Bisa disebut seperti rapor yang diisi warna merah, oranye, serta hijau. Merah bermakna si pemain itu berisiko untuk diambil lantaran cederanya kronis. Sedang oranye berarti pemain mempunyai kekurangan di otot atau cedera mudah. Tetapi, mereka masih tetap layak kok untuk diambil. Sesaat hijau, berarti pemain ada dalam keadaan baik.
loading...
Tes Medis Yang Sering Dilakukan Pemain Sepak Bola
4/
5
Oleh
Dunia Kesehatan Health
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.