Senin, 04 Juni 2018

Apakah Mengonsumsi Obat Herbal Itu Aman Bagi Penggunanya?

Apakah Mengonsumsi Obat Herbal Itu Aman Bagi Penggunanya? - Kembali pada alam, yaitu semboyan yang banyak digaungkan akhir-akhir ini. Dengan makin banyak resikonya karena pemakaian obat-obatan dengan periode panjang, jadi beberapa orang yang mulai mencari alternatif beda untuk menghindar penyakit maupun untuk melindungi kesehatan. Obat-obatan yang datang dari alam atau yang umum dimaksud dengan penyembuhan herbal semakin memperoleh tempat di orang-orang. Ditambah lagi fakta kalau obat-obat herbal itu sudah lama dipakai oleh beberapa nenek moyang kita untuk menyembuhkan penyakit buat dunia penyembuhan moderen juga banyak yang mulai mempelajari kandungan serta manfaat berbahan alami itu.

Apakah Mengonsumsi Obat Herbal Itu Aman Bagi Penggunanya?

Apa Yang Disebut Dengan Obat Herbal 


Bahan herbal yaitu tanaman atau sisi dari tanaman yang dipakai jadi pemberi aroma, perasa atau untuk penyembuhan. Obat herbal sendiri adalah product yang datang dari tanaman serta dipakai untuk tingkatkan kesehatan. Banyak obat herbal yang sudah dipakai dengan empiris (turun-temurun) jadi obat dalam penyembuhan tradisionil.


Pengertian dari tubuh POM tentang obat tradisionil sendiri yaitu bahan atau ramuan bahan yang berbentuk bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan sarian (galenik) atau kombinasi berbahan itu, yang dengan turun-temurun sudah dipakai untuk penyembuhan berdasar pada pengalaman.

Jadi didalam obat tradisionil bisa ada bahan atau ramuan bahan yang datang dari tumbuhan, hewan serta mineral. Umumnya obat tradisonal ada berbentuk rebusan maupun serbuk yang diseduh dengan air. Bersamaan dengan berjalannya saat jadi bentuk sediaan obat tradisionil juga alami perubahan jadi cair, kapsul maupun tablet.

Type Obat Herbal Menurut Tubuh POM (Kontrol Obat serta Makanan) 


Tubuh POM sendiri membedakan obat tradisionil yang mengedar di Indonesia jadi sebagian type, yakni :


1. Jamu 
Jamu yaitu obat tradisionil Indonesia. Ramuan atau beberapa bahan yang dipakai untuk buat jamu umumnya adalah bahan yang dengan turun temurun dipakai untuk penyembuhan dengan tradisionil, umpamanya beras kencur, kunyit asam, temulawak, brotowali dan lain-lain. Dulu jamu ada berbentuk rebusan maupun cairan, untuk sekarang ini product jamu telah banyak yang mengedar berbentuk serbuk maupun kapsul. Karna obat tradisionil adalah product yang di buat berbahan alam yang type serta karakter kandungannya begitu bermacam, jadi untuk menanggung kualitas obat tradisionil dibutuhkan cara membuat yang baik dengan lebih memerhatikan sistem produksi serta perlakuan bahan baku. Karenanya pihak BPOM sudah keluarkan standard produksi obat tradisionil yang di kenal dengan CPOTB (Langkah Pembuatan Obat Tradisionil yang Baik).

2. Obat Herbal Terstandar 
Obat herbal terstandar yaitu sediaan obat bahan alam yang sudah dibuktikan keamanan serta khasiatnya dengan ilmiah dengan uji praklinik serta bahan bakunya sudah di standarisasi. Jadi pada step ini obat herbal itu terkecuali sudah distandarisasi bahan baku serta sistem produksinya harus juga lewat sistem pengujian di laboratorium yang mencakup uji manfaat serta uji keamanan. Uji manfaat dikerjakan pada hewan uji yang dengan fisiologi serta anatomi dipandang nyaris sama juga dengan manusia, sedang uji keamanan dikerjakan untuk ketahui apakah bahan itu membahayakan atau tidak. Uji keamanan yang dikerjakan berbentuk uji toksisitas akut, uji toksisitas subkronis atau apabila dibutuhkan uji toksisitas kritis. Dari hasil pengujian praklinik itu akan di ketahui tentang manfaat bahan itu, dosis yang pas untuk terapi, keamanan serta bahkan juga resikonya yang mungkin saja muncul.

3. Fitofarmaka 
Fitofarmaka adalah standard yang lebih tinggi sekali lagi pada obat herbal. Fitofarmaka sendiri yaitu sediaan obat bahan alam yang sudah dibuktikan keamanan serta khasiatnya dengan ilmiah dengan uji praklinik serta uji klinik. Jadi terkecuali obat sudah lewat sistem standarisasi produksi serta bahan baku, lalu lakukan uji praklinik di laboratorium, jadi setelah itu obat dikerjakan eksperimen pada manusia (uji klinik) untuk ketahui khasiatnya pada orang sakit maupun orang sehat jadi pembanding. Bagian ini yang umumnya membutuhkan saat yang lama serta cost yang mahal karna melibatkan orang banyak. Sesudah lolos uji klinik jadi obat herbal itu sudah mempunyai evidance based herbal medicine yang berarti sudah mempunyai bukti medis pada manfaat serta keamanannya untuk manusia. Di Indonesia sendiri sekarang ini sudah terdapat banyak type obat herbal yang sudah masuk dalam kelompok fitofarmaka serta bahkan juga sudah diresepkan pemakaiannya oleh dokter.

Apakah Obat Herbal Bermanfaat serta Aman? 


Manfaat obat herbal sendiri terlebih obat herbal terstandar serta fitofarmaka bisa dibuktikan lewat hasil riset baik lewat uji klinik maupun uji praklinik. Meski begitu butuh perhatian juga untuk beberapa pemakai obat herbal, karna kalimat herbal bukanlah bermakna obat itu aman untuk dikonsumsi tanpa ada batasan. Hal semacam ini karna didalam bahan herbal bisa terdapat zat yang memiliki dampak begitu kuat (bahkan juga terdapat banyak zat aktif yang dipakai untuk penyembuhan moderen didapat lewat hasil ekstraksi dari tumbuhan). Jadi baiknya pemakaian obat herbal mesti sesuai sama dosis yang sudah disarankan serta berdasar pada ketentuan gunakan yang diputuskan.


Yang Mesti Di perhatikan dalam Memakai Obat Herbal 


Meskipun obat herbal aman dipakai, ada banyak hal yang baiknya di perhatikan jika menginginkan konsumsi obat herbal, yakni :



  • Yakinkan obat herbal yang dikonsumsi sudah tercatat di BPOM hingga keamanannya terbangun. 
  • Bila tengah dalam penyembuhan obat spesifik, baiknya tanyakan dulu ke dokter jika menginginkan memakai obat herbal (terutama obat herbal yang terbagi dalam sebagian type bahan herbal) karna bisa berhubungan dengan obat yang tengah diminum. 
  • Untuk wanita yang tengah hamil atau menyusui butuh perhatian spesial, untuk kelompok ini memanglah penggunaan obat baik obat moderen maupun tradisionil mesti di perhatikan karna di kuatirkan bisa memengaruhi bayi atau janin yang dikandung. Yakinkan di dalam kemasannya tercantum kalau obat itu aman untuk dikonsumsi oleh wanita hamil maupun menyusui. 
  • Bila juga akan dioperasi katakan pada dokter tentang obat herbal yang anda mengkonsumsi, hal semacam ini karna terdapat banyak obat herbal yang bisa memengaruhi keberhasilan operasi karna bisa memengaruhi sistem anestesi atau mengakibatkan terjadinya komplikasi. Komplikasi yang mungkin saja berlangsung seperti tingkatkan desakan darah atau tingkatkan kemungkinan terjadinya perdarahan. 
  • Anak dibawah umur 18 th. serta orangtua diatas umur 65 th. butuh pengawasan dokter. Hal semacam ini karna umumnya obat herbal itu tidak ditest pada anak-anak (terkecuali tercantum aman untuk anak-anak/ada dosis untuk anak) serta karna metabolisme orang yang sudah lansia umumnya berlainan dengan orang dewasa. 


Sebelumnya Pilih, Tanyakan Dulu dengan Dokter Anda
Baiknya sebelumnya mengambil keputusan untuk memakai obat herbal, tanyakan dulu dengan dokter anda untuk memperoleh anjuran tentang :


  • Potensi manfaat serta keamanan atau bahkan juga resikonya yang mungkin saja ada pada bahan herbal itu. 
  • Ada tidaknya hubungan dengan obat-obatan yang sekarang ini tengah dikonsumsi. 
  • Jika dokter anda kurang ketahui tentang obat herbal mintalah rujukan tenaga kesehatan beda atau apoteker yang lebih ketahui mengenai obat herbal itu.
loading...

Related Posts

Apakah Mengonsumsi Obat Herbal Itu Aman Bagi Penggunanya?
4/ 5
Oleh

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.