Minggu, 03 Juni 2018

Wapadailah Fase Fase Demam Berdarah

Wapadailah Fase Fase Demam Berdarah - Sempatkah mendengar kata demam berdarah? Tentu telah tidak asing sekali lagi untuk kita semuanya. Demam Berdarah Dengue (DBD) atau yang seringkali kita kenal jadi demam berdarah adalah penyakit yang dikarenakan oleh virus dengue, yang bisa disebarkan oleh spesies nyamuk betina Aedes aegypti serta Aedes albopictus. Demam berdarah banyak menyebar di daerah tropis seperti Asia Tenggara, termasuk juga Indonesia. Penyakit ini adalah penyakit menyebar, dengan sinyal tanda tanda yang mengikuti berbentuk demam mendadak yang dapat menjangkau suhu 40-41 o C sepanjang dua hingga tujuh hari tanpa ada penyebabnya yang pasti, lemah/lesu, gelisah, nyeri ulu hati, dibarengi sinyal pendarahan di kulit berbentuk bintik pendarahan, lebam, atau ruam. Diluar itu ada juga tanda beda, seperti rasa sakit di belakang mata, otot, serta sendi, hilangnya nafsu makan, dan bisa keluar kecenderungan pendarahan seperti memar, hidung serta gusi berdarah, dan pendarahan pada badan.

Wapadailah Fase Fase Demam Berdarah

Fase-fase terjadinya demam berdarah harus Pioneer kenali, jadi masyarakat lokasi yang memiliki resiko terserang penyakit ini.

1. Hari Pertama : demam mendadak terus-menerus, tubuh lemah/lesu. Step ini susah dibedakan dengan penyakit lain

2. Hari ke-2/ke-3 : muncul bintik-bintik pendarahan, lebam, atau ruam pada kulit muka, dada, lengan atau kaki, serta nyeri ulu hati.

3. Pada hari ke-3 hingga ke-7, panas turun dengan mendadak.

Penurunan dengan mendadak ini adalah tandanya satu diantara dua hal tersebut, yakni pasien pulih atau kondisi yang makin lebih buruk. Trombositopenia atau penurunan jumlah trombosit (keping darah) dalam darah, jadi satu diantara tanda klinis referensi diagnosis menurut WHO. Turunnya jumlah trombosit ini biasanya berlangsung sekian hari sesudah demam, masih tetap normal sampai hari ke-3. Penyebabnya turunnya nilai trombosit ini disebabkan memendeknya usia trombosit (degradasi trombosit), hingga jumlah jadi alami penurunan. Dampak virus dengue pada trombosit ini hingga saat ini masih tetap jadi perbincangan beberapa pakar.

Diluar itu, butuh di perhatikan juga nilai hematokrit yang mulai bertambah pada hari ke-3 serta bertambah bersamaan perjalanan DBD. Penambahan nilai hematokrit ini dikarenakan ada kebocoran plasma ke ruangan antarsel pada badan, hingga volume plasma jadi menyusut.

Penyembuhan untuk DBD, yakni dengan memberi obat-obatan penurun demam serta rasa sakit. Hal yang perlu yaitu melindungi jumlah cairan pada badan, umpamanya dengan adanya banyak minum. Untuk mencegah DBD mesti dipantau tempat yang punya potensi jadi tempat berkembang biak nyamuk, seperti genangan air, pakai baju lengan panjang, atau mungkin dengan memakai obat nyamuk. Saat ini juga telah diperkembang vaksin untuk mencegah DBD, yakni vaksin LAV, vaksin chimera, vaksin DNA dengue, serta vaksin DENV terinaktivasi.
loading...

Related Posts

Wapadailah Fase Fase Demam Berdarah
4/ 5
Oleh

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.