Sabtu, 02 Juni 2018

Penyebab Dan Gejala Kerusakan Pada Sumsum Tulang Belakang Bagi Tubuh

Penyebab Dan Gejala Kerusakan Pada Sumsum Tulang Belakang Bagi Tubuh - Sumsum tulang belakang yaitu bundel serat saraf, tidak lebih tidak tipis dari ibu jari manusia, yang menghubungkan otak dengan semua badan. Sumsum tulang belakang dilindungi oleh kolom tulang belakang, serta bersama dengan otak itu terbagi dalam system saraf pusat. Saraf yang masuk serta keluar dari sumsum tulang belakang membuat system saraf perifer.

Penyebab Dan Gejala Kerusakan Pada Sumsum Tulang Belakang Bagi Tubuh

Sebagian saraf masuk sumsum tulang belakang pada permukaan dorsal (yang paling dekat ke belakang). Saraf ini membawa info sensorik ke sumsum tulang belakang serta dimaksud saraf aferen. Umpamanya, mereka sangat mungkin seorang untuk memastikan apakah panci diatas kompor panas atau dingin, atau bila tangan seorang tengah menyentuhnya.

Penyebab
Sebagian masalah sumsum tulang belakang umumnya datang dari cedera, infeksi, serta kompresi. Sumsum tulang belakang bisa dikompresi oleh tulang (yang mungkin saja hasil dari spondylosis serviks atau patah tulang), akumulasi darah (hematoma), tumor,
osteoarthriris
, nanah (abses) atau hernia. Umumnya masalah ini berlangsung karena infeksi yang dikarenakan oleh bakteri yang bernama Staphylococcus. Bakteri ini terikut oleh darah lantas tinggal pada sumsum tulang belakang serta lama lama kelamaan juga akan menggerogoti sumsum tulang belakang. Penyakit ini dapat juga dikarenakan oleh
kanker
pada tulang belakang.

Tanda 
1. Pegal
Rasa sakit atau pegal dibagian leher sampai punggung atau bias lebih kronis rasa pegal menyebar ke semua badan.
2. Lemah/Lemas
Masalah ini di pacu karna ada inpuls tulang belakang. Mengakibatkan tubuh merasa lemas atau tidak bertenaga, serta juga akan capat capek, yang lebih kronis nya sekali lagi kita juga tidak bisa menggerak sisi badan kita dengan leluasa.
3. Tidak peka
Tingkat kepekaan dari rusaknya tulang belakang umumnya juga akan alami penurunan serta tidak tanggap dalam rangsangan, umpamanya waktu terserang percikan api atau memegang es kita tidak terasa kepanasan atau kedinginan. Kita juga bias terganggu dalam mengukur jarak pada benda, umpamanya waktu ingin ambil kecap yang berada di depan kita namun ketika kita ingin mencapai nya tangan kita kita dapat ambil nya atau tidaklah sampai.
4. Lumpuh
Tanda yang satu ini yaitu yang terparah karna mengakibatkan kelumpuhan pada semuanya organ badan serta hilang refleks atau koordinasi pada tangan, kaki, serta semua badan. Pasien juga akan alami kesusahan dalam ambil atau memegang benda, pasien tidak akan dapat jalan, bicara, makan, serta menulis yang pada akhirnya pasien mesti memakai kursi roda, bila telah sangat lama serta makin kronis serta juga akan berbaring ditempat tidur.

Rusaknya Pada tulang Belakang dapat mengakibatkan kematian karna lumpuh yang berlangsung pada semua sisi badan manusia, namun penyakit ini dapat di pulihkan dengan kulit udang :
Sekarang ini, terapi yang banyak dipakai untuk melakukan perbaikan rusaknya tulang belakang yaitu dengan memakai Polyethylene Glycol (PEG), dimana PEG dapat tutup serta memeperbaiki rusaknya pada membran beberapa sel saraf tulang belakang hingga bisa kembali menghantarkan signal ke otak. Akan tetapi nyatanya product hasil pemecahan PEG mempunyai potensi berbentuk toksin yang beresiko untuk badan.
Richard Borgens serta partnernya dari Center for Paralysis Research di Purdue School of Veterinary Medicine temukan kalau sebagian senyawa gula dapat juga melakukan perbaikan rusaknya pada membran beberapa sel saraf, namun sebagai pertanyaan yaitu adakah yang seefektif PEG? Dalam publikasinya pada Journal of Experimental Biology, Borgens serta timnya mengungkap kalau nyatanya senyawa chitosan bisa melakukan perbaikan rusaknya membran beberapa sel saraf dengan begitu efisien.
Jadi percobaan awal, mereka memakai senyawa gula manosa, walau demikian mereka tidak temukan ada kemapuan dalam melakukan perbaikan rusaknya saraf tulang belakang pada senyawa gula ini. Lalu mereka mengambil keputusan untuk coba memakai modifikasi senyawa chitin, yakni satu diantara senyawa gula yang paling banyak diketemukan pada kulit udang dengan mengkonversinya jadi chitosan. Mereka lalu cobalah mengisolasi sepotong tulang belakang tikus percobaan, mengkompres sisi spesifik tulang belakang itu hingga rusak lalu menerapkan senyawa chitin pada tulang belakang itu. Mereka lantas memberikan zat pewarna fluorescent spesial yang cuma bisa masuk beberapa sel dengan rusaknya membran hingga jika chitosan tidak berhasil dalam melakukan perbaikan rusaknya membran sel, jadi beberapa sel saraf tulang belakang juga akan terwarnai dengan fluorescent. Sesudah dilihat dibawah mikroskop, terlihat kalau beberapa sel tulang belakang itu betul-betul gelap serta sekalipun tidak terwarnai, berarti chitosan sudah sukses melakukan perbaikan rusaknya dinding beberapa sel saraf tulang belakang itu. Bukan sekedar itu, nyatanya chitosan juga dapat melakukan perbaikan kekuatan sumsum tulang belakang yang semula rusak hingga dapat kembali membawa tanda dari badan hewan ke otaknya. Penyakit dapat juga sembuh oleh Supleman Herbal yakni SUPER LUTEIN.

Oiya, yang masih tetap penasaran mengenai tanda Rusaknya pada sumsum tulang belakang ada film nya lhoo, serta film ini diadopsi dari cerita riil seseorang gadis Jepang yang berusia 15 th.. Nih judul Film nya “One Litre Of Tears” (Aku Telah nonton film ini, betul-betul menyedihkan, pokoknya bagus deh toooop tentu gk juga akan nyesel).
loading...

Related Posts

Penyebab Dan Gejala Kerusakan Pada Sumsum Tulang Belakang Bagi Tubuh
4/ 5
Oleh

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.