Selasa, 05 Juni 2018

Ketika Sang Buah Hati Tak Kunjung Datang

Ketika Sang Buah Hati Tak Kunjung Datang - Hadirnya seseorang anak adalah hal yang ditunggu-tunggu dalam tiap-tiap pernikahan. Namun jika sinyal tanda kehamilan pada sang istri tidak terlihat juga meskipun umur pernikahan sudah jalan sepanjang satu tahun lebih, jadi umumnya suami istri baru mulai mengerti ada satu problem. Bahkan juga kadang-kadang problem ketidak hadiran seseorang anak ini bisa mengakibatkan terjadinya keretakan dalam jalinan rumah tangga karna berasumsi satu diantara pasangannya mandul hingga tidak dapat untuk mempunyai anak.

Ketika Sang Buah Hati Tak Kunjung Datang

Masalah kesuburan yaitu ketakmampuan untuk berlangsung kehamilan pada pasangan sesudah paling tidak lakukan jalinan seksual tanpa ada perlindungan sepanjang satu tahun. Karna umumnya kehamilan bisa berlangsung sepanjang satu tahun, jadi pasangan yg tidak bisa hamil sepanjang saat itu dimasukkan dalam grup yang memiliki problem kesuburan.

Pada pria, kelainan hormon, penyakit spesifik, trauma serta rusaknya pada organ reproduksi, dan disfungsi seksual bisa dengan sesaat maupun permanen memengaruhi sperma & menghambat terjadinya pembuahan. Sebagian masalah kesuburan yang ada bisa jadi makin susah di obati jika sudah lama terkena tidak ada perawatan.

Perjalanan Sperma 
Produksi sperma pada pria diawali mulai sejak umur puber hingga seumur hidupnya. Pria dewasa yang sehat bisa menghasilkan beberapa ratus juta sperma sehari-harinya. Sperma sendiri di produksi di testis, lalu sperma juga akan menuju sisi atas testis yang dimaksud epididymis, yakni tempat di mana sperma juga akan peroleh nutrisi yang dibutuhkan & jadi masak dan siap untuk di keluarkan. Ketika juga akan di keluarkan, sperma juga akan bergerak lewat vas deferens dari semasing testis ke belakang kandung kemih, lalu gabung dengan seminal vesicle yang berperan keluarkan air mani. Kombinasi cairan ini lalu dialirkan lewat ejaculatory ducts yang ada di dalam kelenjar prostat, untuk lalu dikaitkan dengan saluran urethra yang juga akan keluarkan cairan itu ketika berlangsung ejakulasi. Ketika cairan sperma & air mani ada di ejaculatory ducts, kelenjar prostat akan keluarkan cairan yang berperan untuk sediakan lingkungan yang melindungi agar sperma bisa tetaplah hidup di daerah vagina yang berbentuk asam.

Karna sistem pembentukan sperma sendiri memerlukan saat sampai 2 bln., jadi jika ada penyakit ketika awal siklus produksi sperma bisa memengaruhi hasil akhir di sperma dewasa, yang mengakibatkan terjadinya problem kesuburan. Meskipun ketika kontrol dikerjakan tidak ada masalah kesuburan pada sang pria.

Penyebabnya Masalah Kesuburan Pada Pria 
Penyebabnya yang umum berlangsung pada masalah ketidak-suburan pada pria yaitu : masalah pada sistem produksi sperma, masalah pada pengeluaran sperma serta defisiensi testosterone (hipogonadism).

Masalah kesuburan bisa berlangsung jadi hasil dari keadaan yang sudah ada sejak lahir (bawaan) atau terjadi setelah dewasa (didapat). Penyebabnya problem kesuburan itu termasuk juga salah satunya :

  • kemoterapi 
  • Cacat atau masalah pada sistem reproduksi (contoh : cryptorchidism, anarchism) 
  • Penyakit spesifik (cystic fibrosis, anemia, penyakit menyebar seksual) 
  • Disfungsi pada hormon (berlangsung karna ada kelainan pada hipotalamus-pituitari-gonadal axis) 
  • Berlangsung infeksi (contoh : prostatitis, epididymitis, orchitis) 
  • Berlangsung cedera (contoh : cedera pada testis) 
  • Pemakaian obat spesifik (contoh : penyembuhan pada penyakit darah tinggi, arthritis) 
  • Kelaianan metabolic seperti hemochromatosis (memengaruhi kekuatan badan untuk memakai & menaruh zat besi) 
  • Ejakulasi terbalik (satu keadaan di mana air mani mengalir terbalik menuju kandung kemih ketika terjadinya ejakulasi) 
  • Penyakit systemis (contoh : demam tinggi, infeksi, penyakit ginjal) 
  • Kanker testis 
  • Varicocele 


Diagnosis Masalah Kesuburan 
Berlainan dengan pandangan orang-orang biasanya di mana jika satu pasangan tidak kunjung memperoleh keturunan, jadi umumnya pihak wanita yang pertama di pertanyakan kesuburannya. Jadi ketika lakukan kontrol untuk mencari penyebabnya masalah kesuburan umumnya kontrol diawali dari pihak pria, hal semacam ini karna kontrol & tes pada pria lebih rumit dibanding pada wanita.

Kontrol menyeluruh pada histori kesehatan pria termasuk juga type operasi yang sempat dikerjakan begitu dibutuhkan. Hal semacam ini karna ada penyakit kritis, cedera pada panggul, penyakit waktu kecil, operasi pada daerah perut & organ reproduksi, pemakaian obat untuk kesenangan dan penyembuhan spesifik bisa memengaruhi kesuburan. Pada kontrol fisik bisa mendeteksi ada ketidak normalan pada testis (seperti : varicocele, tidak ada vas deferens, ada tumor), ada kelainan pada hormone (seperti : organ reproduksi yang kurang berkembang, pembesaran pada jaringan payudara) atau ada defisiensi testosterone.

Kontrol Sperma 
Analisis air mani, umumnya dikerjakan oleh dokter spesialis & dipakai untuk mengecek keseluruhnya hasil ejakulasi. Hal semacam ini karna cairan mani bisa memengaruhi peranan & gerakan sperma. Umumnya 3 sample air mani diambil pada saat yang berlainan, hal semacam ini untuk mengkalkulasi sebagian variable seperti suhu & juga melindungi dari terjadinya kekeliruan.
Enam aspek dari sperma yang dianalisa dari kontrol air mani :


  1. Konsentrasi sperma (sperma/milliliter atau cc) 
  2. Morfologi sperma (kontrol bentuk sperma di mana bentuk yang normal identik dengan sperma yang sehat) 
  3. Gerakan sperma (mobilitas, dihitung gerakannya dengan persen) 
  4. Tes cairan mani (diliat dari kekentalan & warnanya) 
  5. Jumlah sperma yang bergerak 
  6. Volume cairan (jumlah air mani waktu ejakulasi) 


Hasil Kontrol Sperma yang Normal Menurut WHO 
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah keluarkan nilai referensi untuk analisis sperma/air mani yang normal, seperti berikut :

  1. Volume keseluruhan cairan lebih dari 2 ml 
  2. Konsentrasi sperma paling sedikit 20 juta sperma/ml 
  3. Morfologinya paling sedikit 15% berupa normal 
  4. Gerakan sperma lebih dari 50% bergerak kedepan, atau 25% bergerak dengan acak kurang dari 1 jam sesudah ejakulasi 
  5. Ada sel darah putih kurang dari 1 juta/ml 
  6. Analisis selanjutnya (tes reaksi antiglobulin tunjukkan partikel ikut-ikutan yang ada kurang dari 10 persen dari jumlah sperma) 


Penyembuhan Masalah Kesuburan 
Paling tidak 75% problem kesuburan pada pria bisa diobati hingga sangat mungkin terjadinya pembuahan. Ada 3 kelompok penyembuhan untuk menangani masalah kesuburan pada pria :

  1. Menolong sistem reproduksi, termasuk juga salah satunya cara untuk menyembuhkan disfungsi ereksi, menolong terjadinya ejakulasi, hasilkan sperma serta inseminasi sel telur. 
  2. Terapi dengan obat untuk masalah kesuburan pada pria, termasuk juga penyembuhan untuk tingkatkan produksi sperma, penyembuhan problem kelainan hormon, pengobatan terhadapa penyakit infeksi & melawan antibody sperma yang meyebabkan badan menampik sperma. 
  3. Operasi, dalam hal semacam ini dikerjakan untuk melakukan perbaikan rusaknya pada organ reproduksi serta varicocele yang mengakibatkan penurunan jumlah sperma yang dibuat. 


Beberapa pasangan, Janganlah Menyerah! 
Untuk beberapa pasangan yang belum di karuniai keturunan jangan sampai berputus harapan. Dengan perkembangan tehnologi kedokteran sekarang ini nyaris semuanya problema kesehatan bisa diatasi. Hingga jika muncul problem pada satu diantara pasangan cepatlah konsultasi ke dokter untuk mencari pemecahannya. Namun jika nyatanya sang buah hati tidak kunjung datang juga, jadi tetaplah sama-sama mensupport dan janganlah sama-sama menyalahkan, ingat-ingatlah pada prinsip awal pernikahan anda. Mengambil anak bisa jadi satu diantara pilihan agar anda bisa sharing kebahagian dengan yang beda.
loading...

Related Posts

Ketika Sang Buah Hati Tak Kunjung Datang
4/ 5
Oleh

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.