Hati-Hati! Janganlah Asal-asalan Ledakan Balon, Nyatanya Dapat Mengganggu Pendengaran - Waktu ada di pesta atau acara-acara spesifik, kita pasti sering temukan balon menjadi salah satunya aksesori yang menyemarakkan acara itu. Terkadang ada orang yang iseng meledakkan balon itu supaya bisa mencengangkan orang. Walau tampak menjadi suatu guyonan yang sengit, menurut ahli kesehatan, nada ledakan balon nyatanya dapat menyebabkan masalah pendengaran. Bagaimana hal seperti ini dapat berlangsung?

Kenyataan mengagetkan ini didapat dari riset yang dikerjakan oleh ahli kesehatan dari University of Alberta, Kanada. Beberapa ahli kesehatan ini coba mencari tahu berapa kuat bunyi ledakan balon. Dalam meledakkan balon ini, mereka juga mengerjakannya dengan tiga langkah yang berlainan, yaitu dengan meniupnya sampai pecah, menekannya sampai pecah, serta meledakkannya dengan jarum. Beberapa ahli kesehatan sendiri mengerjakannya dengan memakai pelindung telinga, mikrofon bertekanan tinggi, dan pre-amplifier.
Sesudah meledakkan balon dengan tiga langkah tersebut, di ketahui jika nada balon yang diledakkan lewat cara meniupnya sampai pecah dapat sampai 168 desibel. Angka ini 4 desibel tambah tinggi bila dibanding dengan nada senapan 12-gauge. Selain itu, dua langkah meledakkan balon yang lain cuma menyebabkan nada ledakan yang lebih rendah, namun masih tetap saja hal seperti ini dapat membuat masalah buat pendengaran kita.
Bill Hodgetts, salah seseorang ahli kesehatan yang ikut serta dalam riset ini, mengatakan bila ada kenyataan ini membuat kita semestinya tidak bermain-main dengan ledakan balon atau menyengaja meledakkannya di dekat telinga orang yang lain karena ingin mengerjainya. Menjadi info, tingkat nada sangat optimal yang dipandang aman buat pendengaran manusia merupakan 140 desibel saja, tambah lebih rendah dari nada yang dikarenakan oleh ledakan balon. Untuk keamanan pendengaran, sebaiknya memang kita tidak asal-asalan meledakkan balon.
loading...
Hati-Hati! Janganlah Asal-asalan Ledakan Balon, Nyatanya Dapat Mengganggu Pendengaran
4/
5
Oleh
Dunia Kesehatan Health
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.