Selasa, 17 Juli 2018

Ini Dia Seks Aman untuk Mencegah Penyakit Menyebar Seksual (PMS)

Ini Dia Seks Aman untuk Mencegah Penyakit Menyebar Seksual (PMS) - Penyakit menyebar seksual (PMS) disebarkan lewat kontaks seksual lewat genital (kemaluan), mulut, atau rektum, serta dapat juga menebar dari ibu hamil ke janinnya sebelum saat melahirkan. PMS, bisa tentang pria serta wanita, adalah satu permasalahan kesehatan yang jadi perhatian dunia. 

Ini Dia Seks Aman untuk Mencegah Penyakit Menyebar Seksual (PMS)

Walau umumnya PMS bisa diobati, tetapi beberapa ada yang tidak bisa diobati, seperti HIV (yang akan mengakibatkan AIDS), herpes genital, serta human papilomavirus (HPV) yang mengakibatkan kutil pada ruang kemaluan. 

PMS bisa menebar dari orang yang tidak mengerti dianya terinfeksi. Tetap pakai pelindung setiap saat waktu terkait seksual, termasuk sex oral, hingga sampai Anda meyakini diri Anda serta mitra sex Anda tidak terinfeksi PMS. 

Bila Anda dalam jalinan spesial dengan orang yang lain, menunda terkait seksual hingga sampai Anda siap dengan cara fisik ataupun emosional, menyepakati akan terkait sex keduanya. 

Abstinensia menjadi pencegahan 

Tidak lakukan jalinan seksual (abstinensia), termasuk juga sex oral, adalah langkah pas menahan infeksi 

Diskusikan sex aman dengan mitra sex Anda 

Diskusikan PMS sebelum saat Anda terkait seksual dengan seorang. Walau mitra sex tidak mempunyai tanda-tanda PMS, dia barangkali terinfeksi. 

Tanyakanlah : 

  • Berapakah beberapa orang yang sempat terkait sex denganmu? 
  • Apakah kamu lakukan jalinan seksual tanpa ada kondom? 
  • Apakah kamu sempat lakukan sex oral tanpa ada pelindung? 
  • Apakah kamu sempat lakukan hubugan seksual pada sebuah waktu dengan mitra sex lebih dari satu? 
  • Apakah kamu menyuntikkan obat terlarang atau mempunyai jalinan seksual dengan orang yang menyuntikkan obat terlarang? 
  • Apakah kamu sempat lakukan jalinan sex ditempat prostitusi? 
  • Apakah kamu sempat lakukan tes HIV? Bagaimanakah akhirnya? 
  • Apakah kamu sempat terserang penyakit menyebar seksual, seperti hepatitis B atau hepatitis C? Apakah telah diterapi serta diobati? 

Praktek Sex Aman 

Beberapa PMS, seperti HIV, memerlukan waktu 6 bulan sebelum saat terdeteksi di darah. Herpes genital serta virus HPV bisa menebar waktu tanda-tanda justru malah telah tidaklah ada. Bahkan juga waktu Anda serta mitra seksual telah dites, baiknya masih pakai kondom. 


  • Perhatikan ada tanda-tanda PMS, seperti discharge yang abnormal (cairan yang keluar dari penis atau vagina yang berwarna abnormal seperti kekuningan, kehijauan, atau berdarah), ada peradangan di ruang kemaluan, atau nyeri waktu berkemih. 
  • Janganlah mempunyai lebih dari satu mitra seksual pada sebuah waktu. Sex yang sangat aman merupakan waktu mitra seksual Anda cuma terkait sex dengan diri Anda seseorang, serta telah dilegalkan pada suatu pernikahan yang resmi. Setiap saat Anda memliki mitra seksual yang baru, Anda selalu berisiko terpajan penyakit menyebar seksual. 
  • Pakai kondom pada tiap-tiap jalinan seksual. 
  • Pakai lubrikan yang berbasiskan jelly K-Y atau Astroglide untuk menahan luka di kulit ataupun mukosa vagina waktu terkait seksual. Satu luka kecil, lecet kecil, bisa menjadi jalan masuk virus atau bakteri ke aliran darah Anda. 
  • Jauhi “douching” pada wanita, karena akan merubah pH (keasaman) normal di ruang vagina serta akan tingkatkan resiko terserang PMS 
  • Jadilah orang yang bertanggungjawab. Jauhi kontak seksual bila Anda mengerti terserang infeksi atau tengah dalam penyembuhan infeksi menyebar seksual seperti HIV. Bila Anda atau mitra sex Anda alami herpes, jauhi kontak seksual.
loading...

Related Posts

Ini Dia Seks Aman untuk Mencegah Penyakit Menyebar Seksual (PMS)
4/ 5
Oleh

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.