Anda Kerap Haus? Bisa Jadi Terserang Diabetes Insipidus - Diabetes Insipidus adalah satu kelainan yang disebabkan minimnya hormon antidiuretik yang menyebabkan rasa haus terlalu berlebih (polidipsi) serta air seni yang sangatlah encer (poliuri). Hormon antidiuretik (vasopresin) merupakan hormon yang bisa menahan produksi urin yang terlalu berlebih dengan cara alami. Hormon ini di produksi di hipotalamus lantas disimpan serta dilepaskan ke aliran darah oleh hipofisa posterior.

Diabetes insipidus dapat juga berlangsung apabila kandungan hormon antidiuretik normal tetapi ginjal tidak merespon baik pada hormon ini.
Penyebab
Diabetes insipidus bisa dikarenakan oleh banyak hal :
- Ada tumor
- Kelainan manfaat pada hipotalamus serta produksi hormon antidiuretik yang sangat sedikit
- Tidak berhasilnya kelenjar hipofisa melepas hormon antidiuretik ke aliran darah
- Cedera otak terpenting disebabkan patah tulang di basic tengkorak
- Rusaknya hipotalamus atau kelenjar hipofisa disebabkan pembedahan
- Histiositosis X
- Sarkoidosis atau tuberkulosis
- Aneurisma atau penyumbatan arteri yang menuju ke otak
- Beberapa bentuk ensefalitis atau meningitis
Gejala
Diabetes insipidus dapat nampak dengan cara perlahan-lahan maupun mendadak pada semua umur. Tanda-tanda yang kerap diperlihatkan penyakit ini merupakan rasa haus serta pengeluaran urin yang terlalu berlebih. Umumnya pasien buang air kecil dalam jumlahnya yang banyak terutma waktu malam hari.
Untuk menukar cairan yang hilang lewat urin, pasien dapat konsumsi cairan sekitar 3, 8-38 L /hari. Pasien akan alami dehidrasi yang menyebabkan syok serta desakan darah rendah apabila konsumsi cairan tidak tercukupi.
Pengobatan
Penyembuhan diabetes insipidus dikerjakan berdasar pada sebabnya. Vasopresin atau desmopresin asetat (dimodifikasi dari hormon antidiuretik) dapat dikasihkan menjadi obat semprot hidung sekian kali satu hari untuk menjaga pengeluaran air kemih yang normal. Sayangnya, bila dikonsumsi sangat banyak, obat ini dapat menyebabkan penumpukan cairan, pembengkakan, atau masalah yang lain.
Pada pasien yang akan melakukan pembedahan ataukah tidak sadarkan diri jadi dapat dikasihkan suntikan hormon antidiuretik. Kadang, diabetes insipidus dapat dikendalikan dengan obat-obatan yang merangsang pembentukan hormon antidiuretik, seperti klorpropamid, karbamazepin, klofibrat serta beragam diuretik (tiazid). Namun obat-obat ini tidak dapat memudahkan tanda-tanda dengan cara keseluruhan pada diabetes insipidus yang berat.
loading...
Anda Kerap Haus? Bisa Jadi Terserang Diabetes Insipidus
4/
5
Oleh
Dunia Kesehatan Health
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.